Dalam langkah strategis, PT Delta Dunia Makmur Tbk. (DOID), melalui anak usahanya PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), berencana meluncurkan Penawaran Umum Obligasi I pada tahun 2023, dengan nilai yang mengesankan sebesar Rp1,5 triliun. Penawaran besar ini akan dibagi menjadi tiga seri, masing-masing dengan jangka waktu 370 hari, tiga tahun, dan lima tahun. Tingkat kupon untuk obligasi akan diumumkan pada tanggal yang akan datang.
Rencana Ekspansi BUMA dan Penggunaan Dana
Menurut prospektus yang diterbitkan di Bisnis Indonesia, sekitar 50% dari hasil dari penerbitan obligasi akan dialokasikan untuk belanja modal. BUMA dan afiliasinya, Buma Australia Pty. Ltd., bermaksud menggunakan dana tersebut untuk akuisisi peralatan berat, termasuk namun tidak terbatas pada loader, hauler, excavator, articulated truck, bulldozer, drilling machine, grader, mining pump, prime mover, dan dump truck.
Manajemen mengungkapkan bahwa 70% dari alokasi belanja modal akan diserap oleh Buma Australia, dengan sisanya dialokasikan untuk perseroan. Penting dicatat bahwa pembelian peralatan berat akan dilakukan melalui pihak ketiga, terutama PT Trakindo Utama dan PT United Tractors Tbk. (UNTR), serta pemasok lainnya di masa depan.
Fokus pada Dukungan Operasional dan Modal Kerja
Selain belanja modal, sekitar 50% dari hasil penawaran obligasi akan digunakan oleh perseroan dan Buma Australia sebagai modal kerja. Ini akan mendukung kegiatan operasional umum, termasuk namun tidak terbatas pada biaya bahan bakar, suku cadang, ban, oli, biaya peledakan, biaya overhead, dan kompensasi serta imbalan kerja karyawan untuk memfasilitasi operasional bisnis.
Peringkat Obligasi dan Pemain Kunci
BUMA telah menjalani proses peringkat untuk penawaran obligasi ini, menerima peringkat A+ dari PT Fitch Ratings Indonesia dan peringkat A+ yang sama dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Penerbitan obligasi ini akan difasilitasi oleh PT Mandiri Sekuritas dan PT Sucor Sekuritas sebagai penjamin emisi, dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) bertindak sebagai wali amanat.
Tanggal Penting untuk Penawaran Obligasi BUMA:
- Periode Penawaran Awal: 4 – 8 Desember 2023
- Tanggal Efektif Diperkirakan: 15 Desember 2023
- Periode Penawaran Umum yang Diperkirakan: 19 Desember 2023
- Tanggal Penjatahan yang Diperkirakan: 19 Desember 2023
- Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan yang Diperkirakan (jika ada): 21 Desember 2023
- Tanggal Distribusi Elektronik yang Diperkirakan: 21 Desember 2023
- Tanggal Pencatatan yang Diperkirakan di Bursa Efek Indonesia: 22 Desember 2023
