Harga Emas Bertahan di Atas US$4.000, Kenaikan Harga Minyak Jadi Sorotan Utama Pasar
Harga emas bergerak menguat secara terbatas pada perdagangan Rabu (22/7), seiring pelaku pasar mencermati lonjakan…
Harga emas bergerak menguat secara terbatas pada perdagangan Rabu (22/7), seiring pelaku pasar mencermati lonjakan harga minyak dunia yang kembali memicu kekhawatiran terhadap inflasi global serta arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed). Meskipun penguatan masih relatif terbatas, logam mulia berhasil mempertahankan posisinya di atas level psikologis US$4.000 per troy ounce, menandakan minat beli…
Harga minyak dunia bergerak stabil pada perdagangan pagi ini setelah mencatat kenaikan tajam selama dua sesi terakhir. Pelaku pasar masih mencermati perkembangan konflik antara Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah yang terus menjadi faktor utama penggerak harga energi global. Minyak mentah Brent diperdagangkan di bawah level US$89 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI)…
Harga minyak dunia kembali mencatat lonjakan tajam pada awal pekan seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Minyak mentah Brent berhasil menembus level US$91 per barel, sekaligus menjadi posisi tertinggi sejak 11 Juni. Kenaikan ini dipicu oleh meluasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang semakin meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi terganggunya pasokan energi global….
Harga minyak dunia bergerak menuju kenaikan mingguan terbesar sejak April setelah konflik antara Amerika Serikat dan Iran kembali memicu kekhawatiran terhadap terganggunya pasokan energi dari kawasan Timur Tengah. Meningkatnya eskalasi militer membuat pelaku pasar kembali memburu aset energi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi krisis pasokan, sehingga mendorong harga minyak melonjak tajam sepanjang pekan. Minyak mentah…
Yen Jepang berhasil mencatat penguatan tipis terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Kamis, 16 Juli 2026. Pergerakan pasangan mata uang USD/JPY bertahan di kisaran 162,1 setelah data inflasi Amerika Serikat yang lebih rendah dari perkiraan mengurangi ekspektasi bahwa Federal Reserve akan kembali menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Kondisi tersebut memberikan ruang bagi mata uang…
Pasar saham Asia dibuka menguat setelah data inflasi Amerika Serikat (Consumer Price Index/CPI) dirilis lebih rendah dari ekspektasi pasar. Perlambatan inflasi tersebut menjadi katalis positif yang langsung meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko, sekaligus mengurangi kekhawatiran bahwa Federal Reserve (The Fed) akan kembali menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Sentimen positif ini mencerminkan meningkatnya optimisme…