Pasar saham Eropa bergerak stabil pada perdagangan Kamis, di tengah perhatian investor terhadap perkembangan politik di Prancis dan sejumlah laporan kinerja keuangan emiten besar. Indeks Stoxx 600 tercatat nyaris tak berubah pada pukul 08.16 waktu London, dengan sektor perawatan pribadi serta makanan dan minuman menjadi penopang utama, sementara saham sektor perjalanan dan hiburan justru melemah.
Kinerja luar biasa datang dari Nestlé SA yang melonjak hingga 7% setelah CEO Philipp Navratil mengumumkan percepatan strategi pemulihan perusahaan. Langkah tersebut diyakini mampu memperkuat fundamental bisnis dan mempercepat pertumbuhan di tengah tekanan biaya bahan baku dan perubahan perilaku konsumen global. Kenaikan tajam saham Nestlé menjadi pendorong utama indeks sektor konsumsi defensif di Eropa.
Sementara itu, Nordea Bank Abp mencatat kenaikan 3% ke level tertinggi sepanjang masa setelah mengumumkan program pembelian kembali saham (share buyback) serta pendapatan pinjaman yang melampaui ekspektasi analis. Kinerja positif ini menegaskan posisi Nordea sebagai salah satu lembaga keuangan dengan pertumbuhan paling solid di kawasan Nordik.
Namun, reli saham Eropa dalam beberapa hari terakhir mulai kehilangan momentum, seiring meningkatnya kekhawatiran atas tensi perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang kembali menekan sentimen risiko global. Investor juga menaruh perhatian besar pada dinamika politik Prancis, di mana Perdana Menteri Sebastien Lecornu menghadapi dua mosi tidak percaya yang akan diputuskan pagi ini. Hasil pemungutan suara tersebut dinilai krusial bagi stabilitas politik Prancis dan arah kebijakan ekonomi negara itu dalam jangka pendek.
Menurut analis Citigroup Inc., Beata Manthey, sebagian besar pasar utama di Eropa telah memperhitungkan prospek laba yang lebih baik dari perkiraan, meski standar untuk mengalahkan estimasi masih lebih rendah dibandingkan dengan pasar Amerika Serikat. Ia menambahkan bahwa fase berikutnya dari reli saham kemungkinan akan lebih volatil, seiring para investor menyeimbangkan antara optimisme pemulihan ekonomi dan risiko geopolitik yang meningkat.
Dengan sentimen pasar yang cenderung berhati-hati dan fokus beralih pada hasil mosi tidak percaya di Prancis, investor tampaknya menunda langkah besar hingga kejelasan politik meningkat. Dalam jangka pendek, pergerakan saham Eropa diperkirakan akan tetap berfluktuasi dengan dukungan selektif dari sektor-sektor defensif seperti konsumsi dan keuangan.
Source: Newsmaker.id
