GBP/USD Rapuh di Area 1,30: Keputusan BoE Jadi Penentu Arah

GBP/USD tetap berada sedikit di atas level psikologis 1,3000 pada perdagangan Rabu setelah sempat mengalami dead-cat bounce yang hanya berlangsung singkat menyusul tekanan jual beruntun dalam beberapa hari terakhir. Memasuki sesi Kamis, pasangan mata uang ini bergerak lemah di sekitar 1,3050, turun lebih dari 3% dari puncaknya di pertengahan Oktober dekat 1,3470. Minimnya rilis data resmi Amerika Serikat akibat penutupan pemerintah membuat pasar semakin bergantung pada data dari lembaga swasta, yang pada akhirnya berpotensi menambah volatilitas.

Fokus utama pelaku pasar kini tertuju pada keputusan Bank of England (BoE). Dengan pekan yang relatif sepi dari rilis data ekonomi Inggris, ekspektasi pasar mengarah pada keputusan MPC untuk mempertahankan suku bunga melalui pemungutan suara 6-3. Tambahan satu suara saja yang mendukung pemangkasan suku bunga akan langsung dibaca sebagai sinyal dovish. Namun perubahan sikap besar dari BoE dinilai kecil kemungkinannya mengingat inflasi inti Inggris terakhir tercatat di kisaran 3,8% (Agustus), hampir dua kali lipat dari target 2%.

Ke depan, arah pergerakan Cable akan sangat ditentukan oleh nada pernyataan BoE dan bagaimana komposisi suara MPC terbentuk. Nada berhati-hati tanpa indikasi pelonggaran agresif dapat membantu pound bertahan di atas 1,3000. Sebaliknya, jika BoE menyampaikan sinyal lebih dovish, ditambah kondisi pasar yang cenderung risk-off dan penguatan dolar AS, GBP/USD berpotensi kembali menguji area 1,3000. Para trader juga akan memantau rilis data ketenagakerjaan dan sektor jasa AS versi swasta sebagai petunjuk tambahan untuk arah pasar selanjutnya.

Source: Newsmaker.id