Trump Desak Investigasi Jerome Powell Dilanjutkan Hingga Tuntas, Independensi The Fed Jadi Sorotan

Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka menyatakan bahwa investigasi terhadap Ketua Federal Reserve Jerome Powell harus “dibawa hingga ke ujung.” Pernyataan yang disampaikan pada Senin, 2 Februari 2026 tersebut menegaskan dukungan Trump agar proses hukum yang tengah berjalan tidak dihentikan sebelum mencapai kesimpulan akhir. Sikap ini langsung menjadi perhatian pasar karena menyentuh isu sensitif: hubungan antara kekuasaan politik dan independensi bank sentral AS.

Kasus ini berkaitan dengan penyelidikan kriminal oleh Departemen Kehakiman AS yang menyoroti proyek pembangunan kembali gedung kantor pusat Federal Reserve. Fokus utama penyelidikan disebut-sebut berada pada lonjakan biaya rekonstruksi serta dugaan adanya pernyataan yang dianggap mendorong atau menyesatkan saat Powell memberikan kesaksian di hadapan Kongres. Proyek infrastruktur internal The Fed yang sebelumnya bersifat teknis kini berubah menjadi sumber ketegangan politik tingkat tinggi.

Jerome Powell secara tegas menilai ancaman proses pidana tersebut sebagai dalih untuk menekan independensi bank sentral. Menurutnya, Federal Reserve secara konsisten menetapkan kebijakan suku bunga berdasarkan data dan kondisi ekonomi, bukan preferensi politik. Pernyataan ini memperkuat narasi bahwa konflik yang terjadi bukan semata persoalan hukum, melainkan berpotensi mencerminkan upaya campur tangan terhadap kebijakan moneter AS.

Tekanan hukum terhadap Ketua The Fed memicu reaksi luas. Sejumlah pengamat pasar menilai bahwa langkah ini berisiko menggerus kepercayaan terhadap independensi kebijakan moneter, yang selama ini menjadi pilar stabilitas keuangan global. Kekhawatiran tidak hanya datang dari pelaku pasar, tetapi juga dari kalangan politik tertentu serta mantan pejabat bank sentral yang melihat preseden ini sebagai sinyal negatif bagi kredibilitas institusi Federal Reserve.

Meski mendorong investigasi agar dilanjutkan hingga tuntas, Trump sebelumnya menyatakan tidak memiliki rencana langsung untuk memberhentikan Powell di tengah proses hukum yang berlangsung. Bagi pasar, terdapat dua faktor utama yang akan terus dicermati: hasil akhir investigasi dan dampaknya terhadap ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed. Ketegangan politik yang berkepanjangan berpotensi meningkatkan volatilitas, terutama jika independensi bank sentral kembali dipertanyakan oleh pelaku ekonomi global.

Source: Newsmaker.id