Pasar saham Indonesia kembali mengalami koreksi pada hari ini, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang turun 0,90% ke level 6.970. Hal ini merupakan level terendah IHSG pada bulan Mei 2024.
Namun, para analis melihat peluang rebound (berbalik menguat) bagi IHSG dalam waktu dekat. Hal ini didasari oleh beberapa faktor, di antaranya:
- Koreksi yang sudah cukup dalam: IHSG telah mengalami koreksi yang cukup dalam dalam beberapa waktu terakhir, sehingga potensi rebound semakin terbuka.
- Volume penjualan yang meningkat: Saat IHSG terkoreksi, volume penjualan saham juga meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa investor mulai melakukan aksi ambil untung (profit taking).
- Posisi IHSG yang strategis: Secara teknikal, IHSG diperkirakan sedang berada di akhir wave (iii) dari wave C dari wave (2). Posisi ini menunjukkan bahwa koreksi IHSG akan relatif terbatas dan berpeluang berbalik menguat.
MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi rebound, di antaranya:
- PT Brantas Abipraya Tbk (BRPT): Saham BRPT telah menguat 1,43% ke Rp1.065 dan telah menutup gap yang ada. Posisi BRPT diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [b], sehingga koreksinya akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.
- PT Delta Djakarta Tbk (DOID): Saham DOID telah menguat 0,91% ke Rp555 dan masih disertai volume pembelian. Penguatannya pun mampu berada di atas MA20.
- PT Essilor Megahjaya Tbk (ESSA): Saham ESSA juga berpotensi rebound, meskipun saat ini masih mengalami koreksi.
Bagi para investor yang ingin memanfaatkan peluang rebound IHSG, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:
- Lakukan riset dan analisis yang mendalam sebelum membeli saham.
- Gunakan strategi trading yang sesuai dengan profil risiko Anda.
- Diversifikasikan portofolio Anda dengan membeli saham dari berbagai sektor.
- Tetap disiplin dalam menjalankan strategi trading Anda.
Disclaimer:
Informasi yang terdapat dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat investasi. Selalu lakukan riset dan analisis Anda sendiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Selain rekomendasi saham dari MNC Sekuritas, penting untuk dicatat bahwa pergerakan IHSG juga bisa terpengaruh oleh berbagai faktor eksternal, seperti kebijakan bank sentral Amerika Serikat (The Fed) dan fluktuasi harga minyak dunia. Oleh karena itu, disarankan untuk terus memantau perkembangan terkini dan menyesuaikan strategi investasi Anda bila diperlukan.
Kesimpulan
Meskipun IHSG saat ini sedang mengalami koreksi dan menyentuh level terendah Mei 2024, para analis melihat peluang rebound dalam waktu dekat. Dengan melakukan riset yang baik, memilih saham yang tepat, dan terus memantau perkembangan terkini, investor dapat memanfaatkan peluang rebound tersebut untuk mendapatkan keuntungan.
