Lonjakan Saham Chip Asia Usai Laporan Kuat Nvidia Menghidupkan Optimisme Pasar

Saham-saham chip Asia melonjak tajam pada sesi perdagangan Kamis setelah Nvidia merilis laporan kinerja yang jauh melampaui ekspektasi pasar, sekaligus memberikan proyeksi penjualan yang sangat optimistis untuk kuartal berikutnya. Laporan tersebut kembali menguatkan keyakinan investor terhadap tema besar perdagangan global berbasis AI. Di pasar AS, saham Nvidia langsung terbang lebih dari 4% dalam perdagangan after-hours, dipicu oleh kinerja kuartal ketiga yang impresif serta prospek kuartal keempat yang lebih tinggi dari perkiraan analis. CEO Jensen Huang menegaskan bahwa permintaan untuk chip generasi terbaru Blackwell berada pada level “off the charts,” menandakan kelanjutan dari siklus permintaan besar-besaran di sektor semikonduktor.

Di Jepang, lonjakan terjadi secara agresif sejak pembukaan. Indeks Nikkei 225 sempat melejit hingga 3,7%, sementara Topix menguat sekitar 1,67%. Kenaikan dipimpin oleh saham-saham berkaitan dengan chip dan teknologi tinggi, dengan SoftBank melesat 8%, Tokyo Electron naik hampir 7%, Lasertec menembus kenaikan 5%, dan Renesas menguat sekitar 4,8%. Euforia serupa juga menyebar ke Korea Selatan. Indeks Kospi melonjak 2,63% dan Kosdaq naik 1,75%, digerakkan oleh reli pada raksasa memori SK Hynix yang terbang lebih dari 6% dan Samsung Electronics yang menguat sekitar 3,3%.

Sementara itu, bursa Australia melalui indeks ASX/S&P 200 turut menguat sekitar 1%, mencerminkan optimisme regional yang selaras dengan reli global. Namun, kondisi berbeda terlihat pada pasar Hong Kong, di mana Hang Seng futures justru mengindikasikan pembukaan sedikit lebih rendah di sekitar level 25.820, sedikit di bawah penutupan sebelumnya di 25.830,65. Meski begitu, sentimen keseluruhan di kawasan tetap solid, dengan investor memusatkan perhatian pada dorongan besar yang dipicu oleh hasil laporan Nvidia.

Dampak positif dari laporan raksasa chip tersebut juga terasa kuat di Wall Street. S&P 500 mencatat kenaikan 0,38% dan berhasil mematahkan tren pelemahan empat hari berturut-turut. Nasdaq Composite naik 0,59%, sedangkan Dow Jones menambah sekitar 47 poin atau 0,1%. Futures AS kembali menguat pada sesi Asia seiring harapan akan berlanjutnya fenomena belanja besar-besaran pada sektor AI, yang telah menjadi tulang punggung reli teknologi selama dua tahun terakhir.

Meski kinerja Nvidia terlihat sangat solid, sebagian analis tetap memberikan peringatan mengenai risiko jangka menengah. Pertanyaan mengenai apakah pertumbuhan Nvidia mulai mendekati puncak menjadi sorotan, terutama di tengah valuasi yang sangat tinggi dan kebutuhan pendanaan utang yang terus meningkat. Selain itu, risiko depresiasi chip serta potensi perlambatan permintaan di masa depan masih membayangi. Namun untuk saat ini, laporan Nvidia telah berhasil menyuntikkan kembali kepercayaan pasar terhadap sektor teknologi global dan memicu reli kuat di saham-saham chip Asia.

Source: Bloomberg.com