Pasar saham Jepang kembali memanas pada perdagangan Kamis pagi, ketika optimisme dari Wall Street mengalir deras menuju Tokyo. Data ekonomi Amerika Serikat yang semakin memperkuat peluang pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve menjadi angin penopang, mendorong investor mengambil posisi agresif pada berbagai sektor utama. Dalam ritme pembukaan yang penuh tenaga, Topix naik 0,7% ke 3.378,59 pada pukul 09.40 waktu Tokyo, dengan mayoritas saham bergerak di zona hijau. Sebanyak 1.057 saham menguat, 512 melemah, dan 96 lainnya bertahan stabil, menandai pagi yang condong pada risiko.
Di antara bintang yang bersinar, SoftBank Group tampil paling mencolok. Harga saham raksasa teknologi itu melonjak sekitar 5,5%, menjadi mesin pendorong utama reli Topix. Kenaikan ini mencerminkan kepercayaan kuat investor terhadap prospek perusahaan di tengah derasnya perkembangan kecerdasan buatan global. Dalam putaran pasar yang dinamis, pergerakan SoftBank sering kali menjadi indikator kepercayaan pada sektor teknologi Jepang secara keseluruhan.
Sementara itu, Nikkei 225 melesat 1,4% hingga menyentuh 50.267,12—menembus kembali level psikologis 50.000 untuk pertama kalinya dalam sepekan. Lonjakan ini didorong oleh pembelian masif pada saham-saham peralatan listrik, perbankan, serta perusahaan berbasis kecerdasan buatan. Arus dana yang mengalir deras ke sektor-sektor ini semakin menebalkan sentimen bahwa pasar Jepang tengah menikmati gelombang momentum baru, dipantik oleh reli kuat saham teknologi Amerika, khususnya perusahaan semikonduktor.
Kinerja sektor semikonduktor AS yang kembali berbinar telah menciptakan efek limpahan positif ke Jepang, memperkuat minat pada saham chip dan teknologi domestik. Hubungan erat antara rantai pasok teknologi Jepang dan permintaan global membuat sentimen ini terasa lebih kuat dan cepat merembes ke pasar Tokyo. Di sisi lain, sektor perbankan juga mendapat dorongan, sejalan dengan ekspektasi bahwa kebijakan suku bunga global akan lebih longgar dalam beberapa bulan mendatang.
Menurut Takashi Ito, Senior Strategist di Nomura Securities, data ekonomi terbaru dari AS telah memperkokoh ekspektasi pasar terhadap potensi pemangkasan suku bunga, sehingga memberikan dasar kuat bagi Nikkei untuk bertahan di atas level 50.000. Ia menekankan bahwa lonjakan tajam saham semikonduktor di AS kemungkinan besar masih akan terus menjadi katalis positif bagi saham teknologi dan chip Jepang dalam jangka pendek, selama narasi “pemangkasan suku bunga” oleh The Fed tetap bertahan dan menjadi panduan pergerakan sentimen global.
Dengan kombinasi katalis eksternal dan optimisme sektor teknologi, pasar saham Jepang menunjukkan tanda-tanda bahwa reli ini belum mencapai puncaknya. Momentum yang solid dan aliran sentimen positif global membuka peluang lebih luas bagi Nikkei dan Topix untuk mempertahankan kekuatannya, setidaknya hingga arah kebijakan moneter AS benar-benar dipastikan. Investor kini menatap dengan penuh harap, menunggu konfirmasi apakah dorongan ini akan berubah menjadi tren yang lebih panjang.
Source: Newsmaker.id
