kpf semarang

Dolar Australia Menguat Didukung Komentar Hawkish RBA

Dolar Australia kembali mencatat penguatan signifikan setelah menembus level di atas $0,65 dan mendekati titik tertinggi satu pekan. Dorongan utama datang dari pernyataan hawkish Deputi Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA), Andrew Hauser, yang menegaskan bahwa kebijakan moneter harus tetap ketat untuk memastikan inflasi kembali ke target. Tekanan inflasi yang masih bertahan membuat bank sentral…

Read More

China’s Fleet, America’s Risk? Dampak Ketergantungan Maritim AS terhadap Dominasi Kapal Buatan Tiongkok

Ketegangan perdagangan antara Washington dan Beijing kembali mencuat setelah pemerintahan Trump menangguhkan biaya sandar untuk kapal-kapal buatan Tiongkok sebagai bagian dari “gencatan dagang” terbaru. Langkah ini menuai kritik luas karena dinilai melemahkan upaya Amerika Serikat dalam melindungi akses pelabuhan—yang merupakan aset strategis—serta meningkatkan kerentanan rantai pasok di tengah dominasi maritim Tiongkok yang terus berkembang. Dominasi…

Read More

GBP/USD Rapuh di Area 1,30: Keputusan BoE Jadi Penentu Arah

GBP/USD tetap berada sedikit di atas level psikologis 1,3000 pada perdagangan Rabu setelah sempat mengalami dead-cat bounce yang hanya berlangsung singkat menyusul tekanan jual beruntun dalam beberapa hari terakhir. Memasuki sesi Kamis, pasangan mata uang ini bergerak lemah di sekitar 1,3050, turun lebih dari 3% dari puncaknya di pertengahan Oktober dekat 1,3470. Minimnya rilis data…

Read More

Emas Bertahan di Tengah Ketidakpastian Dolar dan Kebijakan The Fed

Harga emas bergerak stabil setelah mengalami penurunan harian terbesar dalam lebih dari sepekan, di tengah penguatan dolar AS yang mencapai level tertinggi sejak Mei. Pada sesi terbaru, emas spot diperdagangkan mendatar di sekitar $3.937 per ounce, setelah sempat merosot hampir 2% pada perdagangan sebelumnya. Momentum penguatan dolar yang berlangsung lima hari berturut-turut menjadi tekanan utama,…

Read More

Harga Minyak Turun, Ancaman Oversupply Mulai Terlihat?

Harga minyak mentah melemah pada Selasa, 4 November 2025, setelah keputusan OPEC+ untuk menunda rencana penambahan produksi pada kuartal pertama 2026. Minyak Brent turun 15 sen atau 0,2% menjadi US$64,74 per barel, sementara WTI terkoreksi 14 sen atau 0,2% ke US$60,91 per barel. Penundaan ini menimbulkan kekhawatiran baru mengenai potensi oversupply di pasar global, terutama…

Read More